CETAPHIL
Bio-Oil 60ml
www.apotiktambakrejo.com - 23Tahun Melayani Pembelian Obat-Obatan Farmasi - Whatsapp 1 : 085102402995 / Whatsapp 2 : 08883005027 / New Pin BB : 56E94B90 / Harga di website tidak UPDATE mohon konfirmasi dahulu

»

#7 of 20 | prev product Prev - Next next product
printer email

product arrow DIPROSALIC OINT 10GRM

Price Rp 82.000 Beli

Harga Tersebut diatas Tidak Mengikat, Sewaktu-Waktu Dapat Berubah Tanpa Pemberitahuan Terlebih Dahulu

DIPROSALIC OINT 10GRM

KOMPOSISI :
Tiap gram mengandung 0,64 mg betamethasone dipropionate setara dengan 0,5 mg betamethasone dan 30 mg asam salisilat.

KETERANGAN :
Suatu kombinasi dari kortikosteroid betamethasone dipropionate dan preparat keratoliiik/antiseptik asam salisilat dengan sifat-sifat ami inflamasi, antipruritik, vasokonstriklif dan keratolitik demikian juga efek bakteriostatik dan fungisidal.

INDiKASI :
Untuk menyembuhkan manifestasi inflamasi dari dermatoses hiperkeratolitik dan kering yang responsif terhadap kortikosteroid.

DOSIS DAN ATURAN PAKAI :
Oleskan tipis-tipis sampai menutupi seluruh bagian yang sakit dua kali sehari, pada pagi dan malam hari. Beberapa pasien dapat diberikan dengan lebih jarang.

PERHATIAN :
Hentikan pengobatan bila terjadi kulit kering yang berlebihan, iritasi atau sensitisasi. Bila ada infeksi, berikan terapi yang sesuai. Setiap efek samping yang dilaporkan dengan kortikosteroid sistemik, termasuk supresi adrenal, juga dapat terjadi, terutama pada bayi dan anak-anak.
Absorpsi sistemik daikortikosteroid topikal atau asam salisilat akan meningkat bila digunakan pembalut oklusif atau bila untuk pengobatan pada bagian tubuh yang ekstensif. Bukan untuk pemakaian pada mata. Hindari kontak dengan membran mukosa dan mata.
* Pemakaian pada pediatrik : Pasien pediatrik dapat memperlihatkan kerentanan yang lebih besar terhadap supresi poros hipotalamus-pituitaria-adrenal (HPA) karena induksi kortikosteroid topikal dan terhadap efek-efek kortikosteroid eksogen dari pada pasien dewasa karena absorpsinya yang  lebih besar akibat rasio luas permukaan kulit terhadap berat badan yang besar. Supresi poros HPA, sindroma Cushing, retardasi pertumbuhan linear, pertambahan berat badan yang tertunda, dan hipertensi'intrakranial pernah dilaporkan pada anak-anak yang sedang menerima kortikosteroid topikal. Manifestasi dari supresi adrenal pada anak-anak meliputi kadar kortisol dalam plasma yang rendah dan tidak adanya respons terhadap stimulasi ACTH. Manifestasi hipertensiintrakranial meliputi bulging fontanelle, sakit kepala dan papiledema bilateral.
* Pemakaian selama kehamilan dan ibu yang sedang menyusui : Karena kearnanan pemakaian kortikosteroid topikal pada wanita hamil belum ditetapkan, obatobat dari golongan mi hanya digunakan selama kehamilan bila potensi manfaatnya seimbang dengan potensi nsikonya terhadap |amn. Jangan digunakan pada pasien hamil dalam jumlah besar atau untuk jangka waktu lama. Karena belum diketahui apakah pemberian topikal dari kortikosteroid dapat mengakibatkan suatu absorpsi sistemik yang memadai untuk menghasilkan nilai yang dapat dideteksi dalam air susu, harus diputuskan untuk menghentikan pemberian air susu atau menghentikan obat, dengan mempertimbangkan pentmgnya
Kelebihan dosis :
* Gejala: Pemakaian kortikosteroid topikal yang berlebihan atau untuk jangka panjang dapat menekan fungsi pituitaria-adrenal,yang mengakibatkan insufisiensi adrenal sekunder,dan menghasilkan manifestasi hiperkortikism, yang meliputi penyakit Cushing.
Pemakaian berlebihan atau untuk jangka panjang dari preparat topikal yang mengandung asam salisilat dapat menyebabkan gejala-gejala salisilism.
* Pengobatan : Dundikasikan pengobatan simtomatis yang sesuai. Gejala hiperkortikoid akut biasanya reversibel. Bila perlu, obati ketidak seimbangan elektrolit. Pada kasus toksisitas kronis, dian|urkan penghentian pemakaian kortikosteroid secara perlahan-lahan. Pengobatan salisilism adalah simtomatik. Harus dilakukan tindakan untuk mengeluarkan salisilat dan tubuh secepatnya. Berikan natrium bikarbonat oral untuk membuat basa urin dan memaksa diuresis.

EFEK SAMPING :                             
Pemakaian kortikosteroid topikal mengakibatkan efek samping lokal: rasa terbakar, gatal, iritasi, kulit kering,folikulitis, hipertrikhosis, erupsi menyerupai akne, hipopigmentasi, dermatitis penoral, dermatitis.
Pemakaian pembalut oklusif dapat meningkatkan insiden maserasi kulit, infeksi sekunder, atrofi kulit, strie, miliaria.
Preparat asam salisilat dapat menyebabkan dermatitis.

KONTRA INDIKASI :
Sensitivitas terhadap setiap komponen.

PRESENTASI :
DIPROSAUC Salep, tube berisi 5 gram;
No.Reg.: DKL9106602330A2
DIPROSALICSalep, tube berisi 10 gram;
No.Reg.: DKL9106602330A1

HARUS DENGAN RESEP DOKTER
Informasi lebih lanjut dapat diberikan atas permintaan

Dibuat oleh:
PT Schering-Plough Indonesia Tbk
Pandaan, Jawa-Timur
Cabang dari
Scherinq-Plough International Inc., U.S.A.